Politisasi Timnas di Bukit Jalil

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Senin, 27/12/2010 13:51 WIB
FOTO:
Jakarta - Politisasi timnas Indonesia tak hanya terjadi di dalam negeri saja. Namun ketika tim 'Garuda' melakoni pertandingan final pertama di Bukit Jalil pun politisasi itu masih terus berlanjut.

Keberhasilan skuad 'Merah Putih' melewati babak semifinal Piala AFF 2010 lantas mengundang reaksi dari para politisi. Firman Utina dkk. dibuat sibuk oleh mereka dengan kegiatan kurang penting di luar urusan sepakbola.

Para politisi tampak seperti mengambil keuntungan dari momen ini; mencari popularitas dengan cara dan kadar yang berbeda-beda. Ada yang mengajak sarapan bersama, memberikan bantuan, hingga mengundang doa bersama.

Politisasi pun terus berjalan ketika skuad Indonesia bertarung di Bukit Jalil. Sejumlah spanduk besar bergambar beberapa tokoh politik terpasang di salah satu sudut stadion.

Di antara beberapa spanduk yang dipasang, tampak empat spanduk bergambar tokoh politik populer. Yakni Presiden SBY, Ketum PSSI sekaligus kader Golkar Nurdin Halid dan Ketum Golkar Aburizal Bakrie serta Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa.

Spanduk-spanduk tersebut di buat dengan besar yang sama. Dengan latar warna yang berbeda dan diberi lambang Garuda Pancasila. Bahkan spanduk Hatta sampai jelas memasang lambang partainya menjadi background.

"Kenapa harus ada spanduk seperti itu? Sangat tidak pantas. Kami mau sebagai Warga Negara Indonesia,"ujar Syafruddin, salah seorang suporter Indonesia.

Kini, hasil dari "ulah" mereka telah berbuah. Konsentrasi timnas pun buyar dan akhirnya 'Merah Putih' pun tersungkur secara memalukan di Bukit Jalil dengan menyerah tiga gol tanpa balas.

Meski demikian, peluang juara masih belum sepenuhnya tertutup. Masih ada waktu untuk melakukan pembenahan sampai final kedua di Stadion GBK, 29 Desember.

Namun untuk mewujudkannya tidaklah mudah. Bukan hanya wajib meraih kemenangan dengan selisih minimal empat gol, tapi juga menjauhkan timnas dari hal-hal yang tak ada kaitannya dengan sepakbola, termasuk politik.

Foto: Gambar spanduk sejumlah tokoh politik Indoneia di Stadion Bukit Jalil yang beredar di Twitter.
( rin / nar )
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi : sales[at]detik.com
  • Klasemen
      No Team M M S K SG Nilai
      1 Milan 24 15 5 4 48-21 50
      2 Juventus 23 13 10 0 36-14 49
      3 Udinese 24 12 6 6 34-22 42
      Selengkapnya »
      No Team M M S K SG Nilai
      1 Manchester City 25 19 3 3 64-19 60
      2 Manchester United 25 18 4 3 61-25 58
      3 Tottenham Hotspur 25 16 5 4 49-25 53
      Selengkapnya »
      No Team M M S K SG Nilai
      1 Real Madrid 23 20 1 2 79-21 61
      2 Barcelona 23 15 6 2 68-17 51
      3 Valencia 23 11 7 5 36-27 40
      Selengkapnya »
      No Team M M S K SG Nilai
      1 Borussia Dortmund 22 15 4 3 47-14 49
      2 Borussia Monchengladbach 22 14 4 4 36-13 46
      3 Bayern Munchen 22 14 3 5 49-14 45
      Selengkapnya »
  • HasilAkhir
      Tanggal Home Score Away
      12/02/2012 Aston Villa 0 - 1 Manchester City
      12/02/2012 Wolves 1 - 5 WBA
      12/02/2012 Tottenham Hotspur 5 - 0 Newcastle United
      Selengkapnya »
      Tanggal Home Score Away
      21/02/2012 Real Zaragoza 0 - 2 Real Betis
      20/02/2012 Barcelona 5 - 1 Valencia
      20/02/2012 Levante 3 - 5 Rayo Vallecano
      Selengkapnya »
      Tanggal Home Score Away
      19/02/2012 Hannover 96 4 - 2 VfB Stuttgart
      19/02/2012 FC Schalke 04 4 - 0 VfL Wolfsburg
      19/02/2012 SC Freiburg 0 - 0 Bayern Munchen
      Selengkapnya »